Universitas Dian Nuswantoro, adalah perguruan tinggi swasta di Semarang, Indonesia, yang berdiri pada tahun 1990. Rektor pada tahun 2010 adalah Dr. Ir. Edi Noersasongko M. Kom.
Dalam upaya meningkatkan peran pendidikan tinggi di Indonesia dalam
konteks persaingan global sehingga mampu memperkuat daya saing bangsa,
maka pada tahun 2001 berdasarkan SK Mendiknas RI No. 169/D/O/2001
tanggal 30 Agustus 2001 maka Yayasan Dian Nuswantoro Semarang mendirikan
Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) yang merupakan gabungan dari
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK, SK MENDIKBUD
No. 10/D/O/1994, tanggal 3 Maret 1994), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
(STIE, SK Mendikbud No. 26/D/O/99, 22 Februari 1999), Sekolah Tinggi
Bahasa Asing (STBA, SK Mendiknas No. No. 27/D/O/2000, tanggal 15 Maret
2000) dan Sekolah Tinggi Kesehatan (STKES, SK Mendiknas No.103/D/O/2000,
tanggal 7 Juli 2000) Dian Nuswantoro digabungkan menjadi satu wadah
universitas. Dalam penggabungan tersebut, STMIK menjadi Fakultas Ilmu
Komputer, STIE menjadi Fakultas Ekonomi, STBA menjadi Fakultas Bahasa
dan Sastra, STKES menjadi Fakultas Kesehatan, dan ditambah satu fakultas
baru yaitu Fakultas Teknik. Penggabungan sekolah tinggi – sekolah
tinggi di bawah naungan Yayasan Dian Nuswantoro ini juga didasari atas
upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja kelembagaan, sehingga
menjadi organisasi yang sehat (organization health) dalam mengelola
pendidikan. Kemudian pada tahun 2002, dibuka Program Pascasarjana
Magister Komputer Teknik Informatika berdasarkan SK Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi No. 1322/D/T/2002, tanggal 5 Juli 2002. Sampai saat
ini, Universitas Dian Nuswantoro memiliki 5 Fakultas dengan 18 Program
Studi dan Program Pascasarjana dengan 1 program studi.
Sejarah
Pada tahun 1986,
didirikan sebuah lembaga kursus komputer IMKA yang berlokasi di kota
Semarang. Karena kegigihannya dalam membuka dan menciptakan peluang
pasar serta ketahanannya dalam menghadapi pelbagai rintangan, IMKA
berhasil tumbuh dan berkembang serta menyebar ke beberapa kota besar di
Pulau Jawa, seperti Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bandung
dan Jakarta.
Ahli-ahli komputer dari IMKA ditambah sekelompok ilmuwan kemudian
mendirikan Yayasan Dian Nuswantoro. Berdasarkan SK Mendikbud No.
0686/O/1990 tanggal 12 Desember 1990 Yayasan ini diperkenankan
menyelenggarakan Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Dian
Nuswantoro yang dikenal dengan nama AMIK Dian Nuswantoro. Kuliah
pertamanya diikuti oleh 54 Mahasiswa. Kemudian pada 3 Maret 1994 AMIK
Dian Nuswantoro secara resmi berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi
Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dian Nuswantoro.
Kini pada tahun 2001, STMIK Dian Nuswantoro menempati kampus seluas
20.000 m2 dengan berbagai bangunan megah, laboratorium komputer yang
sedemikian lengkap dan canggih, memiliki mahasiswa aktif lebih dari
9.000 orang, dan telah meluluskan 1.106 Sarjana Komputer serta 2.994
Ahli Madya Komputer. Tanpa adanya suatu prestasi, tak mungkin semua itu
dapat diraih dalam waktu yang sedemikian singkat.
Pengembangan program pendidikan terus dilakukan. Pada tanggal 1 Juni
1999, Program Studi Manajemen Informatika (D3) dan Teknik Informatika
(D3) mendapatkan Status Disamakan berdasarkan SK Mendikbud No.
273/Dikti/Kep/1999. Selanjutnya, pada tanggal 27 Juni 2000, berdasarkan
SK Mendikbud Nomor 210/DIKTI/Kep/2000, Program Studi Manajemen
Informatika (S1) dan Teknik Informatika (S1) juga menerima Status
Disamakan. Melengkapi Program Studi yang telah ada, maka dibukalah
Program Studi Komputerisasi Akuntansi (D3) berdasarkan SK Mendiknas No.
66/Dikti/Kep/2000 tanggal 15 Maret 2000. Kemudian pada tanggal 22
Februari 1999 Yayasan Dian Nuswantoro mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi (STIE) Dian Nuswantoro, dengan Program Studi : Manajemen S1 dan
D3, Akuntansi S1 dan D3, serta Perpajakan D3. Jumlah mahasiswa yang
diterima pada angkatan pertama tahun akademik 1999/2000 sebanyak 187
orang dan pada tahun 2000/2001 sebanyak 359 orang.
Pada tanggal 15 Maret 2000 Yayasan Dian Nuswantoro mendirikan Sekolah
Tinggi Bahasa Asing (STBA) Dian Nuswantoro dengan program studi :
Sastra Inggris (S1), Bahasa Inggris (D3), Bahasa Jepang (D3), dan Bahasa
Cina (D3).Dengan dibukanya Program Studi Bahasa Cina, berarti STBA Dian
Nuswantoro merupakan perguruan tinggi ketiga di Indonesia yang memiliki
Program Studi Bahasa Cina, setelah Universitas Indonesia (UI) dan
Universitas Dharma Persada (Unsada) Jakarta yang keduanya dibuka sebelum
tahun 1965. Jumlah mahasiswa yang diterima pada angkatan pertama tahun
akademik 2000/2001 sebanyak 466 orang.
Ahli-ahli pendidikan dari Yayasan Dian Nuswantoro ditambah dengan
sekelompok dokter dan ahli kesehatan, kemudian mendirikan Yayasan
Lintang Nuswantoro. Yayasan ini kemudian mendirikan Sekolah Tinggi
Kesehatan (STKES) Lintang Nuswantoro yang merupakan salah satu perintis
sekolah tinggi kesehatan di Indonesia dengan program studi : Kesehatan
Masyarakat (S1) dan Hiperkes (D3).
Untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja pengelolaan perguruan
tinggi, maka mulai tahun akademik 2001/2002 keempat perguruan tinggi di
bawah Yayasan Dian Nuswantoro dan Yayasan Lintang Nuswantoro
(STMIK-STIE-STBA Dian Nuswantoro dan STKES Lintang Nuswantoro) digabung
menjadi Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) berdasarkan SK Menteri
Pendidikan Nasional Indonesia No. 169/D/O/2001 tanggal 30 Agustus 2001.
Sehingga berdasarkan SK tersebut Universitas Dian Nuswantoro kini memiliki 5 Fakultas dan Pasca Sarjana yaitu :
- Fakultas Ilmu Komputer (d.h. STMIK Dian Nuswantoro)
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (d.h. STIE Dian Nuswantoro)
- Fakultas Ilmu Budaya (d.h. STBA Dian Nuswantoro)
- Fakultas Kesehatan Masyarakat (d.h. STKES Lintang Nuswantoro)
- Fakultas Teknik.
- Pasca Sarjana Manajemen
Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) terus berusaha untuk
meningkatkan mutu dan kualitasnya, sehingga predikat perguruan tinggi
yang berkembang pesat segera disandangnya dan akhirnya pada tanggal 5
Juli 2002 UDINUS telah menambah 2 (dua) program lagi, yaitu program
studi Teknik Industri di bawah Fakultas Teknik berdasarkan SK Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1336/D/T/2002. Dan program Pasca Sarjana
Magister Komputer berdasarkan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
No. 1322/D/T/2002.
Dan dengan mengharap dukungan, restu dan pangestu semua pihak, baik
pemerintah maupun masyarakat luas, Universitas Dian Nuswantoro terus
ikut serta dalam pembangunan bangsa dan negara sesuai dengan sesanti Dumununging Ingsun Angrakso Nagoro








0 komentar:
Posting Komentar